Senin, 11 Maret 2024

Apa Pentingnya Memahami Search Intent untuk Konten SEO?

Apa itu Search Intent

Pentingnya Memahami Search Intent -. Ketika mempelajari SEO, maka fokus kita akan langsung tertuju pada 4 metode penting yakni On Page SEO, Off Page SEO, Technical SEO, dan juga Local SEO. Hal ini wajar saja, mengingat keempat metode ini, adalah bagian paling penting yang perlu dioptimalkan untuk mendapatkan kampanye SEO yang sukses.

Ya, tanpa adanya aksi yang maksimal di 4 metode tersebut, kampanye SEO yang dijalankan tidak akan berakhir dengan kata sukses. Sayangnya, untuk bisa menjalankan keempat metode ini sekaligus, bukanlah hal yang mudah. Diperlukan dedikasi dan komitmen yang tinggi.

Plus, perubahan algoritma yang sering dilakukan oleh search engine terpopuler, Google, memberikan kita tantangan tersendiri. Kita harus dapat memastikan setiap teknik penerapan dari 4 metode sebelumnya, sesuai dengan aturan terbaru Google. Jika tidak, maka teknik penerapan tersebut kemungkinan besar akan masuk ke dalam kategori Black Hat SEO.

Ini jelas menjadi tantangan yang berat untuk kamu yang tergolong masih pemula di bidang optimasi website. Lalu, apa yang sebaiknya kamu lakukan?. Yang perlu kamu lakukan adalah memahami SEO secara sistematis. Dimulai dari mempelajari materi yang paling mudah, tetapi paling krusial dalam proses pembuatan konten.

Materi ini jugalah yang akan menjadi panduan untuk kamu dapat membuat konten website (landing page atau artikel) berkualitas.

Materi yang mimin maksud adalah materi tentang search intent. Apa itu search intent?. Untuk sepuh di kalangan SEO, pastinya sudah khatam dengan istilah yang satu ini. Tapi bagaimana dengan pemula?.

Tidak perlu khawatir, karena di dalam artikel ini, mimin akan menjelaskan secara lengkap tentang apa itu search intent, jenis-jenisnya, dan juga manfaat untuk mempelajarinya. Penasaran?, simak baik-baik artikel ini ya!.

Apa itu Search Intent?

Search intent adalah tujuan sebenarnya dari seseorang ketika mengetikan kata kunci tertentu di halaman pencarian search engine.

Apa itu Search Intent dan Jenis Jenisnya

Sumber: Google.com

Contohnya ketika seseorang mengetikan kata kunci Poligon website. Maka jenis informasi yang ia butuhkan bersifat navigational, yakni untuk mendapatkan informasi yang bisa mengarahkannya ke website Polygon.

Seseorang yang menggunakan kata kunci ini, kemungkinan besar ingin mengunjungi website tertentu, tetapi tidak tahu persis domain resminya.

Contoh lainnya, adalah ketika seseorang mengetikan kata kunci Harga Sepeda Lipat. Maka jenis informasi yang ia butuhkan bersifat transaksional. Hal ini dapat dipahami dengan adanya kata Harga di kata kunci pencariannya.

Seperti yang kita ketahui bersama, harga adalah kata yang akrab dengan proses transaksional bisnis. Lalu bagaimana jika seseorang hanya mengetikan Sepeda Lipat?. Apakah tujuan sebenarnya ketika seseorang mengetikan kata kunci ini?.

Bingungkan?, wajar saja karena kata kunci Sepeda Lipat adalah kata yang umum digunakan dan tidak terlalu spesifik.

Eits, jangan khawatir. kita dapat mengetahui tujuan sebenarnya dari seseorang ketika mengetikan kata kunci tertentu, bukan hanya dari makna katanya saja. Tapi juga dapat dipahami dari hasil SERP (Search Engine Result Page) yang diberikan.

Cara Mengetahui Search Intent Keyword Tertentu

Sumber: Google.com

Contohnya ketika kita mengetikan kata kunci Sepeda Lipat, hasil yang diberikan oleh search engine di halaman pencariannya, memberikan kita petunjuk bahwa kata kunci ini identik dengan sifat komersial.

Lalu, bagaimana dengan kata kunci Sepeda Lipat Terbaik min?. Untuk kata kunci yang satu ini, kita dapat memahami maksud dari pengguna adalah untuk mendapatkan informasi tentang spesifikasi Sepeda Lipat Terbaik.

Jenis-Jenis Search Intent

Jika kamu telah menyimak baik artikel ini dari awal, sebenarnya mimin telah menjelaskan secara tersirat tentang jenis-jenis search intent. Ya, mimin telah menjelaskan bahwa search intent terdiri dari 4 jenis. 4 jenis tersebut adalah;

- Navigational

- Transactional

- Commercial

- Informational

Search intent navigational adalah tujuan pengguna search engine mengetikan kata kunci tertentu untuk dapat mengarahkannya ke website resmi suatu brand.

Kata kunci dengan jenis search intent seperti ini, pada umumnya akan tetap memberikanmu hasil yang relevan, meskipun kata kunci yang diketikkan mengalami typo.

Search intent transactional, adalah tujuan pengguna search engine mengetikan kata kunci tertentu untuk dapat mengarahkannya ke informasi yang berujung pada tindakan pembelian.

Tidak heran jika kata kunci yang digunakan dengan jenis search intent ini, akan menyematkan kata tambahan seperti Jual, Beli, Harga, Murah, dan lain-lain yang sejenis.

Berikutnya, search intent commercial. Search intent jenis ini, hampir mirip dengan search intent transactional.

Perbedaannya, pengguna search engine yang search intentnya berupa commercial, akan melakukan pertimbangan terlebih dahulu sebelum melakukan pembelian. Contoh sebelumnya, kita menggunakan kata kunci Sepeda Lipat Terbaik.

Contoh lain, ada pada kata kunci Rekomendasi Jasa SEO.

Manfaat Memahami Search Intent

Sumber: Google.com

Terakhir, adalah search intent informational. Sesuai dengan namanya, tujuan pengguna search engine yang search intentnya berjenis informational adalah untuk mendapatkan informasi lengkap, cepat dan juga solusional.

Contoh lain daripada sebelumnya, terdapat pada kata kunci Hasil Liverpool vs City. Di mana mereka yang mengetikan kata kunci ini, bertujuan untuk mengetahui hasil pertandingan sepakbola antara Liverpool vs Manchester City.

Hasil dari kata kunci ini, akan memberikanmu desain SERP yang berbeda.

Apa Pentingnya Memahami Search Intent?

Tibalah kita di akhir pembahasan artikel ini.

Apa pentingnya sih memahami search intent?. Mimin bisa saja menjelaskan 1000 manfaatnya. Tetapi di sini, mimin hanya akan notice 3 manfaat besarnya saja. 3 manfaat besar dari memahami search intent ini adalah;

1. Mempercepat Proses Riset Kata Kunci

Manfaat yang pertama adalah membantu kamu untuk percepat proses riset kata kunci.

Ya, ketika kamu menargetkan kata kunci tertentu, maka kamu bisa dengan mudah mengetahui jenis konten apa yang bakal diproduksi dari hanya mengetahui jenis search intentnya.

2. Panduan untuk Kamu Dapat Membuat Sebuah Konten

Manfaat yang kedua adalah search intent yang berguna sebagai panduan untuk kamu dalam proses pembuatan konten. Ya, ketika kamu menargetkan kata kunci dengan search intent transaksional, maka jenis informasi yang akan dimuat di konten kata kunci tersebut, bisa dengan mudah kamu rangkum.

Kamu tidak perlu lagi membaca terlalu banyak referensi hanya untuk membuat sebuah konten yang ditujukan untuk transaksional bisnis. Semisal kamu ingin menargetkan kata kunci jual sepeda lipat, maka informasi yang dimuat akan berkutat pada informasi yang menguatkan terjadinya transaksi.

Contoh harga, spesifikasi sepeda, garansi, dan lain-lain. Kamu tidak perlu lagi memuat informasi lain seperti apa itu sepeda, sejarah sepeda dan sejenis di dalam konten tersebut.

Ini jelas adalah manfaat besar untuk kamu dapat menuliskan konten yang berkualitas sekaligus SEO friendly.

3. Memudahkan Kamu untuk Lebih Mudah Memahami Target Audience

Manfaat yang terakhir, adalah kamu yang bakal lebih mudah untuk memahami target audience. Ya, kamu bisa merancang sebuah konten relevan dengan kebutuhan dan bahkan keinginan mereka.

Perlahan namun pasti, pemahaman yang baik akan search intent ini, akan membantumu mendapatkan organic traffic yang berlimpah.

Inilah penjelasan lengkap tentang apa itu search intent.

Baca Juga: Cara Menjalankan Viral Marketing yang Elegan

Ingin dapatkan insight terbaru lainnya?. Silahkan ikuti terus blog ini, atau kamu bisa follow Instagram mimin di @andrimarzaakhda.

Semoga bermanfaat.

7 comments:

  1. Owh search intent ini padana kata kunci yang muncul saat kita klik di pencarian google. İya sih kalau aku mau menulis artikel sebelumnya aku coba cek dulu keyword di google, nyambung gak? Kalo ada ya aku cantumin

    BalasHapus
  2. Aku juga pake SERP kak, waktu itu diajarin kelas BRT Network. Soalnya pernah coba ngulik Google trends, eh yg muncul malah jadi banyak iklan judol masuk ig ku :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hmm kok bisa ya?, apakah maksudnya web kakak banyak menerima backlink dari iklan judi?

      Hapus
  3. Terima kasih sharingnya kak. Jadi tahu jenis dan manfaat search intens untuk memudahkan mencari keyword.

    BalasHapus
  4. Belajar SEO memang menantang sekali. Tapi khususon yang berkutat di dunia web/blog harus paham sih. Jadi meskipun nggak mudah, tp artikelnya menarik dan membantu biar makin paham
    Makasih mbak.

    BalasHapus
  5. SEO itu luas banget ya ternyata, menarik juga untuk selalu dibahas. Dengan cara search intent ini jadi tahu apa yang diinginkan audience ya sampai tahu kalau lagi cari yg bersifat transaksional. Pantes aja kalau cari sesuatu emang sering munculnya ke arah brand tertentu.

    BalasHapus
  6. Wah baru tahu saya kalau search intent terdiri dari 4 jenis. Makasih ya ilmunya nanti bisa saya praktikkan kalau buat artikel agar blog saya organik trafiknya meningkat

    BalasHapus